Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung pekerjaan normalisasi Tukad Loloan di wilayah Sanur Kauh, Sabtu (3/10) pagi. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam mengantisipasi potensi banjir saat musim penghujan mendatang.
Pekerjaan normalisasi dilaksanakan di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar. Penanganan dilakukan dengan membersihkan dan mengurangi sedimentasi pada aliran sungai untuk menjaga kapasitas aliran air tetap optimal.
Saat ditemui di sela peninjauan, Jaya Negara yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan pekerjaan normalisasi Tukad Loloan telah berlangsung sekitar satu setengah bulan.
Menurutnya, pengerjaan di Tukad Loloan Sanur Kauh membutuhkan waktu relatif panjang karena kondisi sedimentasi sungai cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat proses pengerukan dan penataan aliran harus dilakukan secara bertahap.
Jaya Negara menambahkan, saat ini terdapat sedikitnya 40 titik aliran sungai dan drainase di seluruh Kota Denpasar yang tengah menjalani normalisasi oleh Dinas PUPR. Sejumlah lokasi tersebut antara lain Tukad Loloan, Tukad Mati, Tukad Rangda, dan Tukad Ayung. Normalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir saat curah hujan meningkat.









